Pengembang League of Legends Umumkan Dua Game Indie di Riot Forge



Pada 2019, Riot Games membentuk wadah para developer bernama Riot Forge untuk membuat game third-party dengan aset dari game League of Legends (LOL). Dan sekarang dua game indie telah dirilis, yakni Ruined King dan Hextech Mayhem.


Ruined King merupakan game role-playing berbasis giliran dari Airship Syndicate, yang sebelumnya terungkap pada 2019. Game tersebut diluncurkan pertama kali di PC, Switch, PlayStation 4 (PS4), dan Xbox One, dengan versi generasi berikutnya untuk PlayStation 5 (PS5) dan Xbox yang terbaru juga dalam perjalanan.


Sedangkan Hextech Mayhem dikembangkan Bit.Trip, yang keluar di Switch dan PC, dengan versi juga datang ke Netflix Games di masa depan.


Di luar game tersebut, Riot Forge juga akan menghadirkan dua game lainnya, yakni Song of Nunu dan CONV/RGENCE. Song of Nunu akan mengambil tempat bersama sepasang penjelajah berselimut salju League, Nunu dan Willump.


Game tunggal ini akan berfokus pada kisah yang menghangatkan hati yang berbasis di Freljord—salah satu lokasi di dalam game LOL—di mana mereka berdua melakukan perjalanan untuk menemukan ibu Nunu yang hilang.


Game ini dibuat oleh pengembang bernama Rime Tequila Works, dan akan tersedia di Nintendo Switch, Xbox Series X atau S, Xbox One, PS4, PS5, dan PC melalui Steam, GOG.com, dan Epic Games Store pada tahun 2022.


Sedangkan game selanjutnya CONV/RGENCE, akan menampilkan penjelajah waktu favorit Runeterra, Ekko, melompat-lompat di platforme 2D pemain tunggal yang dibuat oleh Double Stallion. Sebagai Boy Who Shattered Time, pemain akan menjelajahi kota Zaun yang gelap, dengan konsekuensi yang mengerikan. Judul ini juga akan tersedia tahun depan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama